Fajar Berdarah di Caracas: Serangan AS Guncang Markas Militer Venezuela

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 16:48 WIB
Fajar Berdarah di Caracas: Serangan AS Guncang Markas Militer Venezuela

Serangan ini datang hanya dua hari setelah pernyataan mengejutkan dari Presiden Nicolas Maduro.

Pada Kamis (1/1) lalu, Maduro menyatakan pemerintahannya terbuka untuk bernegosiasi dengan AS. Pernyataan itu muncul di tengah tekanan militer Washington yang menuduh rezimnya terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba internasional.

Namun begitu, gencatan senjata verbal itu tampaknya tak bertahan lama. Aksi militer langsung AS pagi ini justru memanaskan kembali ketegangan yang sudah lama mendidih antara kedua negara.


Halaman:

Komentar