Ledakan mengguncang Caracas sebelum fajar menyingsing, Sabtu (3/1) waktu setempat. Sumber militer Venezuela mengonfirmasi, serangan itu dilancarkan oleh militer Amerika Serikat.
Menurut sejumlah saksi, situasi mencekam itu dimulai sekitar pukul dua pagi. Suara pesawat tempur terbang rendah memecah keheningan, diikuti oleh rentetan ledakan keras setidaknya tujuh kali yang menggema di seluruh ibu kota.
Dari kejauhan, api dan kepulan asap tebal terlihat membubung tinggi. Sasaran utamanya adalah kompleks militer Fuerte Tiuna, markas terbesar angkatan bersenjata Venezuela yang terletak di jantung Caracas. Tak hanya itu, pangkalan udara militer La Carlota juga ikut diserang.
Artikel Terkait
Menteri Hukum Tegaskan KUHP Baru: Ini Produk Politik, Tak Bisa Memuaskan Semua Pihak
ASN Parepare Diciduk Polisi, Motifnya Cuma Demi Gaya-Gayaan
Ketika Game Over Menjadi Kenyataan: Ambang Gugur dan Rapuhnya Mimpi Amerika
Nadiem Makarim Tiba dengan Borgol, Disambut Tepuk Tangan di Sidang Perdana