Ledakan Guncang Caracas di Tengah Malam
Suara dentuman keras mengoyak heningnya dini hari di Caracas, Sabtu (3/1) lalu. Bukan cuma sekali, tapi berturut-turut setidaknya tujuh kali menurut yang mendengar. Sasarannya? Pangkalan militer dan beberapa gedung pemerintahan. Tak lama setelah kejadian, Amerika Serikat dengan terbuka mengakui tanggung jawabnya atas serangan udara itu.
Respon dari Venezuela pun datang dengan nada keras. Lewat keterangan pers dari Kedutaan Besarnya di Indonesia, mereka menuding motif AS jauh lebih dalam dari sekadar operasi militer biasa.
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka. Namun, di tengah tudingan itu, ada sikap keras yang coba ditunjukkan. Pemerintah Caracas meyakinkan bahwa semua upaya tersebut pada akhirnya akan sia-sia.
Artikel Terkait
Lapangan Gaspa Palopo Resmi Dibuka Usai Revitalisasi Senilai Rp 3,5 Miliar
Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Video Penginjakkan Alquran Viral di Lebak
Harga Emas Pegadaian Stabil, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Wakil Bupati Bone Lepas Kontingen MTQ, Targetkan Juara Umum di Tingkat Provinsi