Ternyata, setelah dicek rekaman kamera pengawas, sang kurir sempat memindahkan motornya ke spot parkir lain. Sayangnya, ia sendiri yang lupa. Baru setelah melihat bukti rekaman itu, ingatannya kembali.
"Setelah dilakukan pengecekan CCTV diketahui kendaraan tersebut dipindah parkir oleh korban sendiri. Korban sendiri lupa dan baru ingat saat melihat CCTV,"
tulis polisi dalam rilisnya. Mereka pun menyelipkan ucapan lega dengan bahasa yang akrab,
"Alhamdulillah kendaraan yang dilaporkan hilang ternyata tidak hilang lur."
Wajah sang kurir yang semula tegang dan cemas, akhirnya berubah. Senyum sumringah mengembang setelah ia menyadari kekeliruannya sendiri. Rasa malu mungkin ada, tapi rasa syukur dan terima kasih kepada polisi yang telah membantu penyelidikan jelas lebih besar.
Kisah ini jadi pengingat lucu sekaligus penting. Di tengah kesibukan kerja yang memusingkan, siapa saja bisa mengalami kelupaan seperti ini. Untungnya, semua berakhir dengan tawa, bukan tangis.
Artikel Terkait
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana