Israel: Sebuah Potret Kekejaman yang Tak Terperi
Angkanya sungguh mencengangkan: tujuh puluh ribu nyawa warga Palestina di Gaza telah direnggut. Tapi, yang lebih mengerikan, pembunuhan itu terus berlangsung. Bahkan di saat gencatan senjata sekalipun. Saya jadi bertanya-tanya, monster macam apa sebenarnya Israel ini? Perilaku mereka, jujur saja, jauh lebih buruk daripada binatang buas.
Di sisi lain, penderitaan itu tak berhenti di situ. Gaza kini terkepung rapat. Pasokan obat-obatan dan makanan sengaja dibendung. Lebih parah lagi, tenaga medis pun dilarang masuk. Bayangkan, dokter-dokter yang ingin menolong dilarang menjangkau rumah sakit-rumah sakit yang sudah mereka hancurkan lebih dulu. Sungguh sebuah tindakan biadab yang sulit dicari tandingannya.
Dunia melihat semua ini. Mata kita tertuju ke layar, menyaksikan setiap detil penderitaan. Namun begitu, sepertinya kita semua lumpuh. Tidak bisa berbuat banyak. Kenapa? Karena Amerika Serikat dengan gigihnya membela dan melindungi Israel. Perlindungan itu membuat kekejian terus berlanjut tanpa bisa dihentikan.
Artikel Terkait
Mengapa Sumur Bor Bencana Tembus Rp150 Juta? Ini Penjelasan KSAD
Tiang Monorel Mangkrak Akhirnya Dibongkar Pekan Depan
Paling Bahagia di Dunia: Ketika Survei Global Bertemu Realitas Warung Kopi
Solidaritas di Trotoar Jakarta: Suara untuk Venezuela Bergema dari Jauh