Melihat fakta ini, klaim kita sebagai manusia beradab jadi terasa sangat kosong. Kita telah jatuh ke tingkat yang paling rendah. Di depan mata kita sendiri terjadi ketidakadilan yang mengerikan, pembantaian sistematis, pembunuhan tanpa henti. Dan kita? Kita hanya diam. Atau paling banter, menggelengkan kepala. Lalu kembali pada rutinitas.
Ungkapan keprihatinan dan kemarahan itu datang dari seorang tokoh yang tak asing.
dr. MAHATHIR BIN MOHAMAD
2 Januari 2026
Artikel Terkait
Menteri Pertanian Soroti Rembesan Gula Rafinasi yang Rugikan Petani dan BUMN
Prabowo Ingatkan Ancaman Manipulasi AI dan Akun Palsu di Media Sosial
Warga Makassar Tertipu Rp12 Juta dalam Penawaran Tukar Uang Baru di Facebook
Juru Parkir Diamankan Usai Pengeroyokan di Makassar Bermula dari Sengketa Karcis