Di sisi lain, meminta tambahan ongkir ke pelanggan karena kena parkir juga bukan solusi. Risikonya besar. "Nanti customer salah paham, dikira driver minta uang lebih. Serba salah juga," tambah Wuri. Harapannya sederhana: apapun masalahnya, kekerasan terhadap rekan-rekan ojol harus dihindari.
Korban Sudah Kembi Bekerja
Lalu, bagaimana kondisi I setelah kejadian itu? Wuri menyebutkan keadaannya sudah jauh lebih baik. Meski sempat dipukul, dia sudah bisa kembali aktif mencari nafkah. "Sudah narik lagi," katanya singkat.
Polisi Selidiki Awal Mula Keributan
Meski tidak ada laporan resmi, polisi tetap bergerak. Kasus yang viral di media sosial ini menarik perhatian Polresta Sleman. Kasi Humas, AKP Salamun, mengatakan penyelidikan sudah dilakukan. Timnya mengklarifikasi sejumlah saksi, termasuk pihak rumah makan dan warga sekitar. Rekaman CCTV juga diperiksa untuk menguak kronologi sebenarnya.
"Dari hasil pengecekan awal, diketahui bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman terkait parkir," jelas Salamun.
Menurutnya, salah paham itu kemudian memanas menjadi adu mulut, dan akhirnya berujung keributan fisik antara kedua pihak. Investigasi tetap berjalan untuk memastikan semua aspek kejadian terungkap.
Artikel Terkait
Menteri Amran Segera Tandatangani Penyaluran Beras SPHP Kemasan 2 Kg
Bakso Kuah Coto, Inovasi Kuliner Unik Makassar yang Mewujud dalam Satu Mangkuk
Direktur Median Kritik Ajakan Jatuhkan Prabowo di Luar Jalur Konstitusi
Mentan Amran Sulaiman Beri Modal Rp20 Juta ke Ibu Penjual Kerupuk di Watampone