Di balik tembok batu City Hall yang ikonik, New York City punya pemimpin baru. Kamis (1/1) waktu setempat, Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota. Dalam pidato pertamanya, ia langsung menegaskan komitmennya: menjadikan kota besar ini lebih terjangkau bagi para pekerja.
Mamdani bukan politikus biasa. Dia berasal dari faksi sosialis sayap kiri Partai Demokrat, dan berhasil memenangkan pemilu sela 2025 untuk memimpin kota terbesar di dunia itu. Pelantikannya sendiri punya momen unik. Sebelum seremoni publik, tepat di tengah malam 1 Januari 2026, ia sudah lebih dulu disumpah secara tertutup. Lokasinya? Sebuah stasiun metro di bawah City Hall yang sudah lama tak terpakai.
Usai pengambilan sumpah publik, pria Muslim itu menyampaikan agenda prioritasnya. Fokusnya jelas: layanan penitipan anak universal, penyediaan hunian sewa murah, dan layanan bus gratis. Nada pidatonya tegas, berusaha membedakan dirinya dari kepentingan kalangan elite.
Sebagai seorang Muslim, Mamdani disumpah dengan menggunakan Al-Quran. Upacara hari Kamis itu juga dihadiri seberapa tokoh besar Partai Demokrat. Bernie Sanders dan Alexandria Ocasio-Cortez hadir, memberikan nuansa solidaritas sayap kiri yang kuat.
Artikel Terkait
8 April dalam Catatan: Kelahiran Kofi Annan, Tragedi Kurt Cobain, dan Proyek Energi Terbarukan
KPK Jelaskan Alasan Ridwan Kamil Belum Dipanggil Kembali untuk Kasus BJB
Geng Motor Serang Juru Parkir dengan Panah Busur di Makassar
Real Madrid Hadapi Bayern Munchen di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions