tegas Fatkhul.
Ironisnya, keluarga sempat menjenguk Alfarisi beberapa hari sebelumnya, tepatnya 24 Desember 2025. Saat pertemuan terakhir itu, Alfarisi dilaporkan tidak menunjukkan tanda-tanda keluhan kesehatan yang serius. Keadaannya terlihat biasa saja.
Namun begitu, nasib berkata lain. Enam hari setelah kunjungan keluarga, tepatnya pada 30 Desember pukul enam pagi, Alfarisi menghembuskan napas terakhir di sel tahanannya. Menurut kesaksian rekan satu sel, sebelum meninggal, Alfarisi sempat mengalami kejang-kejang.
Jenazahnya kemudian dibawa pulang ke kampung halamannya di Sampang, Madura, untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. Sebuah akhir perjalanan yang pilu, meninggalkan tanda tanya besar dan duka yang mendalam bagi keluarganya.
Artikel Terkait
TNI Akhirnya Dapat Uang Lelah Rp 165 Ribu per Hari Saat Bertugas di Daerah Bencana
Video Viral Jule-Yuka di Hotel: Hoaks atau Jebakan Berbahaya?
Lentera Ibu Pertiwi Meredup: UU IKN dan DKJ Dituding sebagai Alat Oligarki dan Kekuatan Asing
Di Balik Sapuan Pagi: Kisah Petugas PPSU yang Bekerja dengan Perut Kosong