Survei Global: 83% Masyarakat Indonesia Merasa Aman Berjalan Sendiri di Malam Hari

- Selasa, 30 Desember 2025 | 13:06 WIB
Survei Global: 83% Masyarakat Indonesia Merasa Aman Berjalan Sendiri di Malam Hari

Di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, suasana rilis akhir tahun 2025 diwarnai optimisme. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuka paparannya dengan sebuah kabar yang ia anggap menggembirakan: kepercayaan publik terhadap institusinya sedang naik. Menurutnya, penilaian masyarakat terhadap kinerja Polri belakangan ini cenderung positif.

“Masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja Polri,” ujar Sigit, Selasa (30/12) lalu.

“Hal tersebut ditunjukkan dengan survei kepercayaan publik terhadap Polri yang terus menunjukkan tren yang positif dan memperoleh pengakuan baik dari lembaga survei internasional maupun nasional.”

Baginya, capaian ini bukan datang tiba-tiba. Semua itu, klaim Sigit, berkat kerja keras dan sebuah faktor krusial lainnya.

“Tentunya capaian ini merupakan hasil kerja keras dan juga dukungan masyarakat. Sehingga Polri dapat melaksanakan tugasnya dalam menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkokoh profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas,” kata Sigit.

“Tingginya kepercayaan Polri ini tentunya menjadi modal yang sangat penting bagi Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.”

Lantas, dari mana angka-angka itu berasal? Sigit merujuk pada The Global Safety Report dari Gallup yang terbit tahun 2025. Laporan internasional itu mencatat, Indonesia meraih skor 89 pada Law and Order Index. Posisinya? Ke-19 dari 144 negara.

“Indeks ini mengukur tingkat rasa aman masyarakat serta kepercayaan terhadap penegak hukum,” jelasnya.

Tak cuma itu. Ada indikator lain yang juga cukup mencolok.

“Selain itu, dalam indikator ‘Safe to Walk Alone at Night’, sebanyak 83% responden di Indonesia menyatakan merasa aman berjalan di malam hari. Sehingga menempatkan Indonesia pada peringkat ke-25 dari 144 negara.”

Kesimpulannya bagi Sigit jelas. “Data ini menunjukkan bahwa tingkat keamanan di Indonesia berada dalam kondisi yang baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat.”

Namun begitu, ia cepat-cepat menambahkan catatan. Pujian dari survei sama sekali bukan alasan untuk berpuas diri. Justru sebaliknya, ia mendorong seluruh jajarannya untuk tidak lengah.

Perbaikan dan evaluasi kinerja harus terus digenjot. Itu pesannya.

“Saya tentunya menekankan kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerja maksimal, bekerja dengan baik, bekerja dengan profesional, meningkatkan kualitas kinerja di bidang tugas sejalan dengan arah transformasi Polri,” tegas Sigit.

“Baik pada bidang operasional, bidang SDM dan pendidikan latihan, pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pengawasan.”

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar