"Setiap bencana punya tantangan sendiri," tegas Teddy. "Butuh penanganan sendiri dan yang pasti setiap pemerintah di kala itu pasti ingin yang terbaik dan yang tercepat untuk memulihkan."
Di sisi lain, ia memaparkan sejumlah capaian konkret yang sudah diraih setelah satu bulan. Pemulihan pascabencana, rupanya, menunjukkan progres. Bencana yang awalnya melanda 3 provinsi dan 52 kabupaten itu mulai menunjukkan titik terang.
"Dari 78 jalan nasional yang putus, sekarang tinggal 6 yang masih dalam proses penyambungan," tandasnya. Keenam titik yang tersisa itu tersebar di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Laporan dari lapangan sendiri menyebutkan, upaya perbaikan infrastruktur terus digenjot. Meski begitu, pekerjaan rumah masih menumpuk. Tantangan medan dan cuaca menjadi hal yang wajar dihadapi tim di lokasi.
Artikel Terkait
KPK Dalami Pembelian Rumah Tersangka Bupati Bekasi Nonaktif
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen