"Kemudian dari APBN, yang jumlahnya lebih besar, dikerjakan Kementerian PUPR."
Di sisi lain, ada juga skema gotong royong yang menarik. "Ada satu pihak yang ingin bantu, 2.600 unit. Mereka sudah groundbreaking minggu lalu," tambah Tito, menyebutkan partisipasi dari pihak ketiga itu.
Tak Hanya Tempat Tinggal
Selain fokus pada hunian, bantuan lain juga disiapkan. Soal logistik, misalnya. "Untuk yang rusak ringan dan sedang, setelah dibersihkan akan diberikan biaya tadi dari BNPB," kata Tito.
Bantuan lainnya berupa perabotan rumah tangga dari Kemensos senilai Rp 3 juta. Ada pula bantuan ekonomi sebesar Rp 5 juta, serta tunjangan untuk lauk pauk sebesar Rp 15 ribu per hari yang akan diberikan selama tiga bulan ke depan.
Rangkaian bantuan ini, menurut penjelasan di lokasi, diharapkan bisa meringankan beban dan mempercepat proses pemulihan warga.
Artikel Terkait
Malaysia dan Filipina Gagal Lolos, Empat Wakil ASEAN Siap Berlaga di Piala Asia 2027
Kebakaran Ruko di Wamena Tewaskan 11 Orang, Termasuk Balita 2 Tahun
Dua Jembatan di Bondowoso Ambles Diterjang Hujan Deras
Dua Wisatawan Tewas Terseret Arus di Sungai Kalimborang Maros