"Nanti kami secara resmi menyampaikan rilis setelah kami sidangkan dulu yah. Pasti (disidangkan)," kata dia.
Meski begitu, Muammar tak menampik bahwa aksi dalam video itu sangat memalukan. "Yang pasti di video itu kan tidak bagus lah, tidak manusiawi kalau itu kejadian. Pasti akan kita berikan sanksi akademik sesuai aturan yang ada di kampus," bebernya.
Ia juga mengklarifikasi status kepegawaian AS. "Sebenarnya itu dosen negeri yang diperbantukan di kampus, bukan dosen yayasan. Jadi nanti kita akan bicarakan seperti apa prosedurnya," tutup Muammar.
Korban Ambil Langkah Hukum
Di sisi lain, N, sang kasir, tidak tinggal diam. Keluarganya telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan AS ke Mapolsek Tamalanrea.
"Sudah kita terima laporannya. Sementara kita lengkapi administrasi," kata Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala.
Sangkala menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghinaan. "Laporannya terkait penghinaan, itu pasal yang mendekati," tuturnya.
Video insiden itu sendiri telah viral di media sosial, memantik gelombang kecaman terhadap perilaku tak pantas seorang pendidik tersebut.
Artikel Terkait
Veda Pratama Amankan Start Posisi Empat di Moto3 Amerika
Timnas Iran Gelar Aksi Diam Bawa Tas Sekolah, Berduka untuk 165 Korban Anak di Minab
Antonelli Rebut Pole Position, Grid Suzuka 2026 Diwarnai Kejutan
Justin Hubner: Indonesia Terasa Seperti Rumah Setiap Kali Dipanggil Timnas