Suasana hening salat Jumat di sebuah masjid di Homs, Suriah, tiba-tiba berubah jadi mimpi buruk. Ledakan keras mengguncang ruang salat, Jumat (26/12) lalu, dan merenggut nyawa delapan jemaah yang sedang beribadah. Kengerian itu terjadi begitu cepat.
Masjid yang diserang itu terletak di kawasan yang banyak dihuni komunitas Alawi. Belum lama usai ledakan, klaim tanggung jawab sudah muncul. Sebuah kelompok ekstrem bernama Saraya Ansar al-Sunna menyatakan diri sebagai pelaku.
"Pejuang kami meledakkan sejumlah bahan peledak di Masjid Ali bin Abi Talib,"
begitu bunyi pernyataan mereka di saluran Telegram, seperti dilaporkan AFP.
Artikel Terkait
Spanyol Hancurkan Serbia 3-0 dalam Uji Coba, Oyarzabal Cetak Brace
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Tembus Rp2,8 Jutaan per Gram
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika