MURIANETWORK.COM - Oklahoma City Thunder semakin memperkuat posisinya di puncak klasemen Wilayah Barat NBA setelah menaklukkan Los Angeles Lakers di kandang sendiri, Crypto.com Arena, dengan skor 119-110 pada Selasa (10/2) malam waktu setempat. Kemenangan ini mengukuhkan rekor impresif Thunder menjadi 41-13 sekaligus menegaskan dominasi mereka atas Lakers sepanjang musim reguler 2025-2026 ini.
Lakers sempat memberikan perlawanan sengit di dua kuarter awal, didukung oleh energi penuh suporter di arena. Namun, pertandingan berubah wajah secara drastis setelah jeda. Thunder tampil dengan disiplin yang lebih tinggi, menguasai transisi dan memanfaatkan setiap celah di pertahanan tuan rumah dengan pergerakan bola yang cepat dan tajam.
Kuarter Ketiga Jadi Titik Balik
Momen krusial terjadi di kuarter ketiga. Di sinilah Oklahoma City berhasil mengambil alih kendali permainan dan membangun keunggulan yang sulit dikejar. Mereka memasuki kuarter penutup dengan kematangan yang mengesankan, pandai mengelola tempo dan meredam setiap upaya kebangkitan Lakers. Meski tuan rumah mengandalkan permainan isolasi dan tembakan jarak jauh, pertahanan rapat Thunder berhasil mematahkan semua serangan itu.
Kunci Kemenangan: Rebound dan Tembakan Tiga Angka
Statistik pertandingan mengungkap dua area di mana Thunder unggul mutlak. Pertama, di area bawah ring. OKC mendominasi papan dengan mengumpulkan 59 rebound, jauh melampaui 45 rebound Lakers. Keunggulan ini memberi mereka banyak peluang kedua yang berbuah poin-poin penting.
Kedua, dari garis tiga angka. Thunder menembak dengan akurasi 42,4 persen dari luar busur, sementara Lakers hanya mampu mencatatkan 32,3 persen. Kombinasi dominasi rebound dan efektivitas tembakan jarak jauh inilah yang menjadi pembeda utama, meski Lakers sebenarnya memiliki persentase tembakan lapangan keseluruhan yang lebih baik (50 persen).
Momok Berkelanjutan bagi Lakers
Kekalahan ini melanjutkan tren buruk Lakers kala berhadapan dengan Thunder musim ini. Sebelumnya, pada pertemuan di November 2025, Oklahoma City juga menang dengan telak, 121-92. Catatan head-to-head sepanjang sejarah mungkin masih menguntungkan Lakers, namun dalam konteks musim berjalan, Thunder tampil sebagai tim yang lebih solid, dalam, dan disiplin.
Kekuatan utama Oklahoma City terletak pada kontribusi yang merata dari seluruh skuad. Beban permainan tidak hanya bertumpu pada satu atau dua bintang, sehingga intensitas mereka tetap terjaga tinggi sepanjang empat kuarter, sebuah tantangan besar bagi lawan yang kurang konsisten.
Pekerjaan Rumah untuk Los Angeles
Bagi Lakers, hasil ini menjadi cermin dari performa yang masih fluktuatif. Stabilitas tim sangat bergantung pada kondisi pemain kunci dan kemampuan menjaga fokus serta energi dari awal hingga akhir pertandingan. Ketika menghadapi tim muda, cepat, dan agresif seperti Thunder, mereka kerap kesulitan mempertahankan ritme.
Evaluasi mendalam, terutama pada sektor pertahanan dan manajemen rotasi pemain, menjadi hal yang mendesak. Meski demikian, jalan musim reguler masih panjang. Peluang untuk memperbaiki diri dan bersaing di playoff masih terbuka lebar, asalkan mereka dapat menemukan konsistensi yang selama ini hilang.
Pernyataan Ambisi dari Oklahoma City
Di sisi lain, kemenangan di Los Angeles adalah pernyataan tegas dari Oklahoma City Thunder. Mereka bukan sekadar penantang, melainkan kandidat serius juara Wilayah Barat. Chemistry antarpemain yang baik, eksekusi strategi yang matang, dan konsistensi yang dijaga dari game ke game menjadikan mereka salah satu tim paling sulit dikalahkan.
Jika tren positif ini berlanjut, Thunder berpotensi menjadi ancaman nyata bagi semua tim mapan, tidak hanya di fase reguler tetapi terutama ketika babak playoff yang penuh tekanan tiba. Mereka telah membuktikan diri bukan sebagai fenomena sesaat, melainkan kekuatan yang siap berjaya.
Artikel Terkait
Satgas Pangan Sulsel Perkuat Pengawasan demi Stok Aman dan Harga Terjangkau
Kemenag Rilis Jadwal Imsakiyah Resmi Ramadhan 2026
Prabowo Tegaskan TNI-Polri Harus Jaga Kepercayaan Rakyat
Pemerintah Apresiasi Insan Pers dan Tekankan Peran Krusial Tangkal Hoaks