Barang palsu dan ilegal yang masuk ke Indonesia lewat jasa kargo PT Blueray kini jadi sorotan utama KPK. Komisi antirasial itu tak hanya menyelidiki oknum bea cukai yang disuap, tapi juga bakal memanggil para importir yang memanfaatkan jasa perusahaan tersebut. Rupanya, barang yang lolos lewat "jalur khusus" ini jumlahnya tak sedikit dan jenisnya beragam.
Di Gedung KPK Kuningan, Budi Prasetyo menjelaskan langkah yang akan diambil. "Ya tentu. Itu nanti yang juga akan kami konfirmasi," ujarnya, Selasa lalu.
"Kami akan mintai keterangan kepada pihak-pihak yang menjelaskan. Karena memang fungsi forwarder ini kan memfasilitasi para importir agar bisa memasukkan barangnya," lanjut Jubir KPK itu.
"Sehingga kalau kita melihat, barang-barang yang dimasukkan ya beragam. Tergantung importirnya bawa apa."
Namun begitu, penyelidikan tidak berhenti di situ. Tim penyidik juga mendalami sumber dana yang dipakai bos PT Blueray untuk menyuap. Dari mana uangnya? Pertanyaan itu ingin dijawab. Mereka pun mengeksplorasi kemungkinan adanya modus-modus lain yang dipakai untuk meloloskan barang ke dalam negeri.
Artikel Terkait
Lima Pejabat Aceh Barat Dituntut Total 14,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pajak Rp3,58 Miliar
Presiden Prabowo Bahas Masa Depan Danantara dengan Investor AS Ray Dalio
PM Malaysia Anwar Ibrahim Bertemu Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
Timnas Indonesia Buka Era Herdman dengan Laga Perdana FIFA Series di GBK