Usai mengikuti Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Istana Merdeka, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membagikan poin-poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Rapat yang digelar Senin (9/2/2026) itu memang sarat pesan.
Intinya, Prabowo punya permintaan khusus pada prajurit dan bhayangkara. Mereka diminta untuk terus memelihara kepercayaan yang diberikan rakyat. Bagi Presiden, hal ini bukan sekadar jargon. Ini adalah simbol nyata sinergi antarlembaga sekaligus bukti komitmen memberikan rasa aman untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"Agar masing-masing memperkuat postur pertahanan. Dan juga ada hal yang sangat penting sekali disampaikan tadi (oleh Presiden), bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust rakyat kepada negara. Jadi, TNI dan Polri harus menjadi tentara rakyat, (dan) polisi harus menjadi polisi rakyat,"
Begitu penuturan Tito, mengutip langsung pernyataan Prabowo. Nada tegasnya jelas terdengar.
Artikel Terkait
Lebaran Usai, 171 Ribu Kendaraan Banjiri Makassar di Puncak Arus Balik
Harga Emas Perhiasan Stabil di Tengah Gejolak Pasar Global
Spanyol Hancurkan Serbia 3-0 dalam Uji Coba, Oyarzabal Cetak Brace
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Tembus Rp2,8 Jutaan per Gram