Di tengah kabar duka ini, setidaknya ada sedikit titik terang. Jumlah pengungsi ternyata mulai berkurang. Abdul menyebutkan, sebelumnya ada hampir 490 ribu orang yang mengungsi. Kini, angkanya turun menjadi sekitar 457 ribu jiwa.
Penurunan ini seiring dengan upaya pemulihan dan dibukanya kembali akses jalan yang sebelumnya terputus. Meski begitu, situasi tetap genting. Pencarian korban hilang sama sekali belum berhenti.
"Basarnas sudah menyatakan bahwa operasi pencarian masih terus dilakukan," tegas Abdul, menegaskan komitmen tim di lapangan.
Operasi itu difokuskan di kabupaten dan kota di tiga provinsi terdampak yang masih memiliki daftar orang hilang. Pekerjaan mereka di medan yang berat jelas belum usai.
Artikel Terkait
Dua Wisatawan Tewas Terseret Arus di Sungai Kalimborang Maros
Siswi SMP di Maros Jadi Korban Grooming dan Pemerkosaan di Makassar
Polda Jateng Bongkar Investasi Walet Bodong, Korban Rugi Rp78 Miliar
Tiga Ibu-ibu Boncengan Tiga Tanpa Helm Tabrakan di Bangkalan, Diselesaikan Secara Kekeluargaan