Berdasarkan pengumuman resmi dari KJRI Jeddah, begini kronologi hilangnya ketiganya.
Nurima Mentajim hilang sejak 28 Mei. Rekaman CCTV menunjukkan ia keluar sendirian dari hotel sekitar pukul 02.45 dini hari. Yang mengkhawatirkan, ia tak membawa identitas apa pun. Semua barang pribadinya tertinggal di kamar. Pengurus kloter menyebut Nurima mengalami demensia berat dan butuh pengawasan penuh.
Sukardi, seperti sudah disinggung, hilang sehari setelah Nurima, tepatnya 29 Mei. Ia diduga terpisah dari rombongan. Kondisi usia dan fisiknya membuat situasi ini makin mencemaskan.
Sedangkan Hasbullah Ikhsan adalah yang terbaru. Ia dilaporkan hilang pada 15 Juni pukul 03.00 dini hari, terakhir terlihat meninggalkan kamarnya di Hotel Abraaj Al Misk.
KJRI Jeddah telah menyebarkan nomor kontak darurat untuk masyarakat yang mungkin memiliki informasi:
Call Center Kantor Urusan Haji: 966 50 350 0017
Call Center KJRI Jeddah: 966 50 360 9667
Pencarian masih terus berlangsung. Harapannya, ketiga jemaah ini bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, persiapan terburuk juga sudah mulai dilakukan, seperti terlihat dari prosedur DNA tadi. Situasi yang sungguh memilukan bagi keluarga yang menunggu di tanah air.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sebagian Besar Sulawesi Selatan
Tanjung Pallette Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran, Namun Angka Turun Dibanding Tahun Lalu
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran
Pemerintah Proyeksikan Mudik Lebaran 2026 sebagai Penggerak Ekonomi Nasional