Soal kesiapan, dia memastikan penambahan kapasitas sudah dilakukan. Untuk udara, ada banyak extra flight. Kereta api juga sudah menyiapkan kereta tambahan. Bus dan angkutan darat lainnya pun diklaim siap beroperasi.
“Setelah kapasitas mencukupi, penyeberangan sudah siap. Angkutan udara Alhamdulillah banyak extra flight, kereta api juga sudah siap dengan kereta-kereta tambahan, dan bus serta angkutan darat lainnya juga siap,” paparnya.
Namun begitu, bukan berarti tanpa kendala. Ada ancaman cuaca ekstrem yang sempat bikin was-was, terutama pengaruh siklon tropis di perairan sekitar Lampung. Ini bisa mengganggu kelancaran perjalanan, khususnya transportasi laut dan udara.
Tapi kondisi terakhir dilaporkan sudah membaik. Bambang menyebut, meski hujan masih turun, arus transportasi sudah kembali normal.
“Yang memang dikhawatirkan itu pengaruh siklon. Tapi Alhamdulillah kemarin BPBD sudah membuka pos dan melakukan monitoring, baik di BPBD maupun di bandara, dan sudah ada tindakan antisipasi,” katanya.
“Kemarin tanggal 17 sampai 18 memang ada pengaruh siklon. Sekarang hari ini sudah clear, sudah lancar. Mudah-mudahan ke depan kondisinya tetap membaik,” tutup Bambang.
Jadi, intinya semua sudah disiapkan. Tinggal nunggu waktu pelaksanaannya saja.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 2,1 Guncang Bogor, Tak Ada Laporan Kerusakan
Verdonk Picu Ketegangan dengan Greenwood, Lille Menang atas Marseille
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret