Menurut penuturannya, truk yang digunakan sudah berusia tua. Muatan besi diletakkan di atas kabin, disangga dengan struktur yang ternyata tak lagi kokoh. Nahas, saat pengemudi berusaha menghindari kendaraan di depannya, pengereman mendadak terjadi.
“Nggak kuat penyangganya jadi turun itu (besi), nggak kuat itu penyangganya. kepalanya remuk, meninggal dua orang,” kenang Toni dengan jelas.
Ia melanjutkan, truk itu jenis engkel ukuran sedang. “Tapi memang udah agak tua mobilnya, penyangganya udah nggak kuat. Bruk turun,” ucapnya menggambarkan momen mengerikan itu.
Di sisi lain, arus lalu lintas di sekitar lokasi pada Minggu siang sudah kembali normal seperti biasa. Kendaraan lalu lalang tanpa hambatan. Namun di balik normalitas itu, penyelidikan kepolisian masih terus berjalan untuk mengungkap titik pasti penyebab kecelakaan maut ini.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Ambulans Terjebak Macet Parah di Jalur Cibadak Akibat Motor Ngeblong
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga