"Tolong tidak, yang 10 tahun, dibalikkan 5 tahun," pinta Agus. Alasannya terdengar cukup manusiawi dan disampaikan dengan nada sedikit bercanda.
"Karena hanya orang-orang tertentu yang diberkati Yang Maha Kuasa yang mukanya tidak berubah selama 5 tahun. Betul enggak kira-kira?"
Dia melanjutkan, "Biasanya 5 tahun ke atas itu berubah. Jadi kalau bisa kita kembalikan saja ke 5 tahun."
Agus lalu menutup dengan kalimat yang santai. "Ya bersyukurlah kepada mereka-mereka yang diberkati mukanya tidak berubah selama lebih dari 5 tahun."
Jadi, inti dari arahan menteri ini jelas: penyederhanaan dan kepraktisan. Satu paspor untuk semua, dengan masa berlaku yang lebih pendek. Tinggal tunggu realisasinya.
Artikel Terkait
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL
Polairud Buka Jalur Pelayaran Muara Angke yang Tersumbat
Prasetyo Bantah Isu Pertemuan Prabowo dengan Oposisi