Namun begitu, situasi kini tampak berbeda. Ketika banjir bandang menerjang tiga provinsi di Sumatra dan merenggut lebih dari seribu nyawa, pemerintah punya sikap lain. Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak menetapkannya sebagai bencana nasional. Alasannya? Menurutnya, situasi di lapangan sudah mulai terkendali.
Keputusan ini langsung memantik pertanyaan. Benarkah keadaan sudah sedemikian membaik? Atau ada pertimbangan lain di baliknya?
Prabowo: Ada yang Teriak Bencana Nasional, Situasi Sumatera Terkendali
Pernyataan resmi Presiden Prabowo seperti dikutip dari sejumlah media, "Ada yang teriak bencana nasional, situasi Sumatera terkendali."
Kalimat singkat itu, bagi sebagian pihak, terasa kontras dengan gambaran yang muncul dari laporan-laporan di media sosial dan relawan di lokasi. Sebuah perbandingan pun tak terhindarkan: antara desakan tegas partainya di masa lalu, dengan kebijakan yang diambilnya sekarang.
Artikel Terkait
Kepala Polresta Sleman Dicopot Usai Kasus Pembelaan Diri Berujung Maut
Cinta Tak Kenal Usia: Kisah Sopir Truk dan Majikannya yang Akhirnya Sah di KUA
Opini Tanpa Data: Ancaman Nyata bagi Demokrasi di Era Medsos
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik ke MK