Pada Selasa siang (16/12), suasana di RSUD Koja, Jakarta Utara, mendadak ramai. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba-tiba muncul di rumah sakit itu. Tujuannya jelas: menjenguk korban insiden tabrakan yang melibatkan mobil pembawa MBG.
Kunjungan itu sendiri dikonfirmasi langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. Menurutnya, Prabowo tiba sekitar pukul 12.20 WIB. “Iya betul tadi 12.20,” ujar Dadan, singkat.
Rupanya, Presiden tak sekadar datang dan pergi. Ia menghabiskan waktu untuk benar-benar bertemu dengan para korban. Dadan menyebut Prabowo menengok tiga pasien yang masih menjalani perawatan.
“Beliau berkomunikasi dengan ketiganya,” katanya.
Tak cuma itu, Prabowo juga menyempatkan diri melihat langsung bagaimana kondisi dan pelayanan di RSUD Koja. Tampaknya, ia cukup terkesan dengan apa yang disaksikan di sana.
“Beliau terkesan dengan rumah sakit dan pelayanannya,” tambah Dadan.
Di sisi lain, kunjungan ini punya muatan yang lebih dalam. Lebih dari sekadar kunjungan protokoler, Prabowo tampaknya ingin menyampaikan kepeduliannya secara personal. Dadan menegaskan bahwa inti dari kehadiran Presiden adalah untuk memberikan dukungan moral.
“Memberikan empati dan perhatian,” tandasnya.
Jadi, dalam kunjungan relatif singkat itu, ada dua hal yang berjalan beriringan: peninjauan fasilitas kesehatan dan yang lebih penting, sentuhan manusiawi langsung dari pemimpin negara kepada rakyatnya yang sedang terluka.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar untuk Beasiswa LPDP, Targetkan 50–75 Mahasiswa ke Luar Negeri
Pemerintah Siapkan RUU Keamanan Siber sebagai Fondasi Perlindungan Ruang Digital Nasional
RW Kumuh di Jakarta Berkurang Hampir 50 Persen dalam 1,5 Tahun
Komisi I DPR Setuju Bahas RUU Keamanan Siber Bersama Pemerintah