"Kami sedang coba berkoordinasi dengan TNI AL. Mereka sudah mengirim bantuan dari Jawa Timur, mudah-mudahan bisa membantu pengiriman mobil ini juga," jelasnya.
Di sisi lain, kampus juga mendata mahasiswanya yang berasal dari daerah terdampak. Dr. Umdatus Sholeha, Direktur Akademik, Kemahasiswaan dan Perpustakaan, menyebut ada tiga belas orang yang teridentifikasi.
"Dari jumlah itu, enam mahasiswa sudah kami data mendalam. Untuk saat ini mereka menyatakan belum butuh bantuan. Tapi kami siap siaga jika situasi berubah," kata Umdatus.
"Mahasiswa lainnya masih kami verifikasi. Prinsipnya, kami tidak ingin musibah ini menghambat studi mereka. Tapi, bantuan yang diberikan juga harus tepat sasaran dan layak."
Sementara untuk penggalangan dana, Unusa telah menyiapkan rekening khusus 'Unusa Peduli'. Rekening ini digarap bersama organisasi kemahasiswaan, dan ditujukan untuk menampung sumbangan dari civitas akademika maupun masyarakat luas.
"Harapannya, partisipasinya bisa meluas. Bahkan, mahasiswa kami juga turun ke rumah sakit-rumah sakit milik Yayasan RSIS untuk menjemput bola, mengajak para donatur yang ingin berbagi," pungkas Umdatus.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi
Di Balik Rerimbunan Srengseng, Babeh Icam Bertahan Setia Meski Demam Akik Sudah Redup
Kredibilitas Pasar Modal Indonesia Terancam, MSCI Siap Turunkan Status
Kisah Tukang Es Gabus: Simpati yang Menguap Saat Korban Berbalik Ngelunjak