Di sisi lain, penyaluran bantuan langsung ke daerah-daerah terdampak di Sumatera terus digenjot. Gus Ipul menyebut, upaya darurat seperti penyediaan makan juga telah dilakukan secara masif.
"Kami juga membuka dapur umum ada 39 dapur umum yang memproduksi 400 ribu lebih porsi setiap harinya tentu ini jumlahnya dinamis makin hari makin berkurang," paparnya.
Tak hanya itu, bantuan beras reguler juga telah dikirim. Untuk Aceh dan Sumatera saja, jumlahnya mencapai lebih dari 100 ton.
"Total bantuan kemensos per 11 kemarin itu kita sudah mencapai Rp 89 miliar lebih," tutup Gus Ipul menandai laporannya.
Angka yang tidak kecil. Usulan skema bansos baru ini, jika disetujui, diharapkan bisa menjadi solusi jangka menengah yang efektif, membantu masyarakat bangkit kembali setelah musibah.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka, Ijazah SD-SMP Diduga Palsu
Gibran Lesehan di Ruang Kelas yang Porak-Poranda, Dengarkan Jeritan Guru dan Siswa Korban Banjir
Iran Terpojok, Larijani Cari Solusi di Kremlin
Hoaks di Media Sosial: Jerat Hukum Keonaran dari Zaman Merdeka hingga Era Digital