Di hadapan para wartawan, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pesan yang cukup gamblang soal Iran. Menurutnya, negara itu sebenarnya ingin berunding. Tujuannya jelas: menghindari eskalasi militer yang bisa saja terjadi.
"Kita punya armada besar armada kecil, terserah Anda mau menyebutnya apa yang sedang menuju Iran sekarang," ujar Trump, seperti dilaporkan AFP akhir pekan lalu.
Dia bahkan membandingkannya dengan situasi di Venezuela. "Bahkan lebih besar dari yang kita miliki di Venezuela," imbuhnya, merujuk pada upaya penggulingan Nicolas Maduro.
Nada Trump terdengar terbuka, tapi juga penuh ketidakpastian. "Semoga kita akan membuat kesepakatan. Kalau jadi, ya bagus. Kalau tidak, kita lihat saja nanti," tambahnya.
Lalu, ada soal tenggat waktu. Saat ditanya apakah dia sudah memberi batas waktu pada Iran untuk urusan nuklir dan rudal balistiknya, jawabannya singkat: "Ya, sudah."
Artikel Terkait
Gempa 4,6 SR Guncang Nias Utara Dini Hari
Putin dan Larijani Bahas Aliansi di Kremlin Saat Ancaman AS ke Iran Menggantung
Es Legen di Pantura Berujung Mencekam: Rp 140 Juta Raib Digasak Maling
Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Lumajang Dini Hari