Trump: Iran Ingin Berunding, Tapi Batas Waktu Rahasia Sudah Ditetapkan

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 02:55 WIB
Trump: Iran Ingin Berunding, Tapi Batas Waktu Rahasia Sudah Ditetapkan

Di hadapan para wartawan, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pesan yang cukup gamblang soal Iran. Menurutnya, negara itu sebenarnya ingin berunding. Tujuannya jelas: menghindari eskalasi militer yang bisa saja terjadi.

"Kita punya armada besar armada kecil, terserah Anda mau menyebutnya apa yang sedang menuju Iran sekarang," ujar Trump, seperti dilaporkan AFP akhir pekan lalu.

Dia bahkan membandingkannya dengan situasi di Venezuela. "Bahkan lebih besar dari yang kita miliki di Venezuela," imbuhnya, merujuk pada upaya penggulingan Nicolas Maduro.

Nada Trump terdengar terbuka, tapi juga penuh ketidakpastian. "Semoga kita akan membuat kesepakatan. Kalau jadi, ya bagus. Kalau tidak, kita lihat saja nanti," tambahnya.

Lalu, ada soal tenggat waktu. Saat ditanya apakah dia sudah memberi batas waktu pada Iran untuk urusan nuklir dan rudal balistiknya, jawabannya singkat: "Ya, sudah."

Tapi rinciannya? Itu dia simpan. "Hanya mereka yang tahu pasti" kapan batas akhirnya, katanya sambil dibiarkan menggantung.

Namun begitu, Trump rupanya melihat secercah harapan dari dalam Iran sendiri. Dia menyinggung keputusan Teheran yang disebutnya untuk menghentikan eksekusi para demonstran. Aksi protes sebelumnya memang berdarah; kelompok HAM melaporkan lebih dari 6.000 orang tewas dalam penindasan. Bagi Trump, langkah menghentikan eksekusi itu adalah sinyal. Bukti bahwa Iran mungkin siap untuk patuh.

"Saya bisa bilang begini, mereka memang ingin membuat kesepakatan," tegasnya.

Pertanyaan besarnya tetap sama: apa yang terjadi jika kesepakatan tak tercapai? Apakah skenario seperti di Venezuela, di mana pasukan AS menangkap Maduro dalam operasi dramatis, akan terulang di Iran?

Trump menolak menjawab. Dia memilih untuk tutup mulut. "Saya tidak ingin membicarakan apa pun yang berkaitan dengan tugas militer saya," tuturnya, mengakhiri pembicaraan dengan nada yang tiba-tiba jadi sangat hati-hati.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar