Semangat Juang ke-80 TNI AD Bergema di Bumi Mimika

- Senin, 15 Desember 2025 | 14:25 WIB
Semangat Juang ke-80 TNI AD Bergema di Bumi Mimika

Upacara Hari Juang TNI AD ke-80 Digelar di Mimika, Kasdim Bacakan Amanat Kasad

Suasana halaman Makodim 1710/Mimika pagi itu tampak khidmat. Di bawah langit Papua, barisan prajurit berdiri tegak mengikuti rangkaian upacara. Mereka berkumpul untuk memperingati sebuah momen bersejarah: Hari Juang TNI Angkatan Darat yang ke-80. Upacara yang digelar Senin (15/12/2025) itu dipimpin langsung oleh Kasdim 1710/Mimika, Mayor Inf Abdul Munir, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan itu, Abdul Munir membacakan amanat resmi dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Isinya? Ucapan selamat dan apresiasi mendalam.

“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan Selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025,” demikian bunyi amanat yang dibacakan.
“Disertai terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengabdian seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk kemajuan dan kejayaan Angkatan Darat.”

Rupanya, peringatan ini bukan sekadar seremoni belaka. Menurut amanat Kasad, Hari Juang adalah momentum penting untuk mengenang kembali heroisme Palagan Ambarawa. Lebih dari itu, momen ini dijadikan pengingat agar nilai-nilai luhur perjuangan tak pernah luntur dan terus diwariskan.

“Peringatan Hari Juang ini bertujuan untuk mematrikan nilai-nilai luhur perjuangan dan menggelorakan semangat pengabdian yang tulus dalam nadi setiap insan prajurit,” lanjut amanat tersebut.

Nah, terkait tema peringatan tahun ini, Kasad menyoroti keselarasannya dengan jati diri korps. Tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju” disebut benar-benar mencerminkan sosok TNI AD sebagai tentara rakyat, pejuang, nasional, dan profesional.

Di sisi lain, amanat itu juga menyelipkan pesan keteladanan. Sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman diangkat sebagai inspirasi utama sebuah cerminan integritas, keberanian, dan ketulusan yang nyata.

“Keyakinan, keberanian, ketulusan, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih adalah inti dari jati diri seorang prajurit,” tegas Kasad melalui amanatnya.
“Nilai-nilai inilah yang harus terus menjadi obor semangat prajurit TNI Angkatan Darat.”

Sebagai penutup, pesan penting disampaikan. Seluruh prajurit dan ASN TNI AD diingatkan untuk selalu menjaga kehormatan diri. Yang tak kalah krusial: memperkuat kemanunggalan dengan rakyat. Sebab, di situlah sumber kekuatan utama untuk menjaga kedaulatan NKRI. Upacara pun berakhir, meninggalkan pesan yang menggema di lapangan upacara Kodim Mimika.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar