Sepekan terakhir di Kalimantan Barat diwarnai sederet peristiwa yang menarik perhatian. Mulai dari banjir rob yang merendam kawasan Kota Pontianak, hingga insiden tragis yang merenggut nyawa sepasang suami istri di Kapuas Hulu. Berikut rangkuman peristiwanya.
Banjir Rob Rendam Pontianak, Air Laut Pasang Capai 1,8 Meter
Sejak Minggu lalu, kawasan pesisir Pontianak mulai kebanjiran akibat rob. BMKG Kalbar sudah mengeluarkan peringatan: cuaca ekstrem dan banjir pesisir ini berpotensi terjadi hingga 9 Desember. Yang bikin was-was, prediksi ketinggian pasang di tanggal 8-9 Desember disebut bakal lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya. Bahkan bisa mencapai 1,8 meter!
Menurut warga di sekitar Jalan Kom Yos Sudarso, air sudah mulai merayap masuk ke rumah sejak pagi buta, sekitar pukul tujuh. Lama-lama, genangannya makin tinggi dan nyampe ke lutut orang dewasa. BMKG memperkirakan banjir ini bakal surut menjelang siang, sekitar pukul 12.30 WIB.
Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Mundur Tak Lama Setelah Dilantik
Kabarnya, Marjani yang baru saja dilantik sebagai Kadisdikbud Kalbar pada 5 Desember memilih mundur dari jabatannya. Keputusan ini rupanya sudah dimaklumi oleh Wakil Gubernur, Krisantus Kurniawan.
Menurut Krisantus, mundurnya Marjani berkaitan dengan masa pensiun yang tinggal sebulan lagi, tepatnya April 2026. “Ini kan masalah tata kelola. Kalau digeser-geser mendekati pensiun, ya repot. Siapa yang nanggung jawab proyek-proyek yang cuma berjalan lima bulan? Beban buat orang baru juga,” ujarnya menerangkan.
Ia menambahkan, dinas tersebut punya seabrek pekerjaan dan proyek yang harus dipertanggungjawabkan dalam waktu singkat. Situasi itu dinilai cukup menyulitkan.
Momen Mengejutkan: Ular Piton Numpang di Kap Mobil Pick Up
Bayangkan Anda sedang berkendara malam-malam di Jalan Trans Kalimantan. Lalu, dari arah berlawanan, melintaslah sebuah mobil pick up. Bukan supirnya yang menarik perhatian, melainkan sosok panjang meliuk-liuk di atas kap mobilnya. Ya, seekor ular piton berukuran besar!
Momen langka dan cukup mengerikan ini berhasil direkam oleh seorang traveler dan beredar luas lewat akun Instagram @daily_kalbar. Bukan cuma yang merekam, netizen yang melihat videonya pun ikut heboh dan tercengang.
Kecelakaan Maut di Kapuas Hulu, Pasutri Tewas Tabrak Gorong-gorong
Nasib nahas menimpa sepasang suami istri di Kapuas Hulu, Minggu malam sekitar pukul setengah tujuh. Mereka tewas di tempat setelah motor yang dikendarai menabrak gorong-gorong di Jalan Lintas Selatan, Dusun Bangan Permai.
Kapolsek Mentebah, IPTU Didik Rianto, membenarkan insiden ini. Menurut penjelasannya, korban yang menaiki motor Yamaha Jupiter Z sedang dalam perjalanan dari Bunut Hulu menuju Putussibau.
“Saat tiba di lokasi, motornya menabrak gorong-gorong kotak yang ada di sisi kiri jalan. Gorong-gorong itu memakan sebagian jalur, dan kondisi saat itu gelap tanpa penerangan jalan. Korban mengalami luka serius dan meninggal di tempat kejadian,” jelas Didik Rianto.
Rokok Ilegal Asal Kamboja Digagalkan di Pelabuhan Pontianak
Aparat gabungan TNI dan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan rokok ilegal di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Selasa lalu. Dua kontainer penuh ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai diamankan.
Rokok dengan kemasan huruf China itu diduga kuat diselundupkan lewat jalur laut dari Kamboja, transit di Malaysia, lalu masuk ke Pontianak. Targetnya? Diduga untuk memenuhi kebutuhan pekerja tambang asal Tiongkok di wilayah ini.
Kasi Humas Bea Cukai Kalbar, Murtini, membenarkan operasi penggeledahan ini. Namun, untuk detail lebih lanjut, ia meminta publik menunggu siaran pers resmi. “Masih kami siapkan. Mohon ditunggu ya, belum bisa kami beri jawaban saat ini,” kata Murtini.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1