Nada suaranya tegas. Ia menegaskan komitmennya untuk tidak ragu-ragu memberhentikan anggota yang kedapatan melakukan hal serupa di masa depan. "Tidak ada kompromi untuk perilaku yang merugikan masyarakat," tegas Zaini.
Di sisi lain, kasus ini diakuinya menjadi tamparan keras sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh jajaran Satpol PP Surabaya. "Pembelajaran bagi kami dan seluruh anggota Satpol PP yang lain, untuk tidak melakukan hal yang sama," lanjutnya.
Untuk mencegah terulangnya kejadian memalukan ini, Zaini menyebut pengawasan internal akan diperketat. Rencananya, monitoring dan evaluasi kinerja anggota akan dilakukan lebih rutin dan intensif. Tujuannya jelas: memastikan setiap petugas bekerja sesuai koridor aturan yang berlaku.
Di akhir pernyataannya, Zaini justru menyampaikan terima kasih kepada masyarakat. Baginya, laporan dari warga, termasuk melalui viralnya video tersebut, adalah bentuk partisipasi publik yang sangat dibutuhkan.
"Saya ucapkan terima kasih. Dengan adanya video tersebut masyarakat turut membantu memberantas pungli," pungkasnya. "Saya berharap kejadian ini tidak terulang dan menjadi peringatan bagi yang lain."
Artikel Terkait
Bripka Septian Gugur Saat Amankan Mudik di Pekalongan
Kemenhub Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss
Paus Leo XIV Desak Penghentian Konflik Timur Tengah, Sebut Penderitaan sebagai Skandal