Tawa Kembali di Pengkolan: Posko Ceria Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

- Senin, 15 Desember 2025 | 08:24 WIB
Tawa Kembali di Pengkolan: Posko Ceria Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

Di Desa Pengkolan, Sipirok, suasana sedikit berbeda belakangan ini. Pasca bencana, anak-anak yang sempat terlihat ketakutan kini mulai bisa tertawa riang. Itu berkat kehadiran Posko Ceria, sebuah ruang ramah anak yang didirikan oleh Pengurus Nasional Karang Taruna. Intinya, posko ini adalah respons cepat untuk memenuhi kebutuhan psikososial anak-anak korban bencana di Tapanuli Selatan.

Posko itu dirancang sebagai tempat yang aman dan nyaman. Tujuannya jelas: membantu pemulihan mental dan emosional anak-anak lewat beragam kegiatan trauma healing. Dan caranya? Melalui bermain.

Kalau kamu lihat ke dalam, ada banyak aktivitas seru. Anak-anak asyik menggambar, mewarnai, atau bernyanyi bersama. Ada juga dongeng ceria dan permainan edukatif lainnya. Semua kegiatan ini dipandu langsung oleh relawan Karang Taruna yang dengan sabar mendampingi.

Menurut Maya Muizatil Lutfillah, Ketua Bidang Perempuan dan Anak Pengurus Nasional Karang Taruna, pendirian posko ini adalah bentuk komitmen nyata organisasinya.

“Anak-anak adalah kelompok paling rentan saat bencana. Posko Ceria hadir untuk memastikan mereka tetap memiliki ruang aman untuk bermain, tertawa, dan memulihkan diri secara psikologis,” ujar Maya.

Di sisi lain, Sekjen Pengurus Nasional Karang Taruna, Malik Haramain, punya penekanan lain. Baginya, Posko Ceria ini adalah bagian dari gerakan nasional yang lebih luas.

“Penanganan bencana tidak cukup hanya dengan logistik. Pemulihan sosial dan psikologis, terutama bagi anak-anak, harus menjadi perhatian utama. Posko Ceria ini adalah ikhtiar Karang Taruna untuk memastikan anak-anak tetap terlindungi dan tidak kehilangan harapan,” kata Malik Haramain.


Halaman:

Komentar