Kalimat itu diucapkan Ferdy Sambo dari atas mimbar. Bukan di gereja, melainkan di dalam Lapas Kelas IIA Cibinong. Pada Sabtu lalu, terpidana kasus pembunuhan Brigadir J itu terlihat memimpin ibadah dan berkhotbah di hadapan ratusan warga binaan lain.
Video singkat yang beredar di media sosial langsung ramai. Tampak mantan jenderal bintang dua itu, dengan kaus putih, menyampaikan renungan tentang kebebasan spiritual. Nuansanya kontemplatif, jauh dari kesan narapidana yang tengah menjalani hukuman seumur hidup.
Reaksi warganet pun beragam. Ada yang sinis, ada pula yang memandangnya sebagai bagian dari proses pertobatan. Sampai berita ini diturunkan, pihak Lapas Cibinong sendiri belum memberikan konfirmasi atau penjelasan resmi terkait kegiatan tersebut.
Jalan Panjang Vonis Hukuman
Kisah Sambo memang berliku. Awalnya, ia divonis hukuman mati untuk kasus pembunuhan berencana terhadap ajudannya. Tapi putusan itu tak bertahan lama.
Artikel Terkait
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet
Duka dan Tuntutan Ibu di Deli Serdang: Anaknya Tewas di Kapal Korea, Hak Asuransi Masih Mengambang
Bareskram Bongkar Kasus Saham Gorengan, IHSG Anjlok Terimbas
Di Balik Viralnya Lea: Perjuangan Seorang Ibu Melawan Kanker di Rumah Kontrakan Hijau