Suasana perayaan Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney, tiba-tiba berubah jadi mimpi buruk pada Minggu (14/12). Dentuman tembakan memecah kesantaian, mengubah tempat wisata ikonis itu menjadi lokasi tragedi yang memilukan. Pejabat Australia kemudian mengonfirmasi hal yang paling ditakuti: sepuluh nyawa melayang dalam insiden berdarah itu.
Polisi New South Wales bergerak cepat. Dua pelaku berhasil diamankan, meski dengan akhir yang berbeda. Satu tersangka dilaporkan tewas, sementara yang lainnya dalam kondisi kritis. Korban jiwa bukan satu-satunya duka. Sebelas orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk dua anggota polisi. Mereka semua sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sepuluh Menit yang Mencekam
Menurut sejumlah saksi, kekacauan itu berlangsung singkat namun terasa sangat panjang, sekitar sepuluh menit. Pengunjung pantai yang tadinya berjemur atau bersantai, langsung berhamburan panik. Mereka mencari perlindungan ke jalan-jalan dan taman di sekitarnya.
Marcus, seorang saksi yang enggan menyebut nama lengkapnya, menggambarkan momen itu dengan jelas. "Saya baru aja bersiap pulang," katanya. "Sedang masukkan barang ke tas, ambil sandal jepit, mau naik bus. Tiba-tiba saya dengar suara tembakan."
Rasa panik langsung menyergap. Marcus meninggalkan semua barang bawaannya dan lari menyelamatkan diri. "Saya pasti mendengar sekitar 40 atau 50 tembakan," ujarnya, masih terdengar syok.
Artikel Terkait
Gatot Nurmantyo Soroti Tiga Langkah Polri yang Dinilai Membangkang
Demokrasi Tanpa Oposisi: Stabilitas atau Kekosongan Makna di Era Prabowo?
Mekanisme Ajaib dalam Tubuh: 10.000 Kerusakan DNA Diperbaiki Setiap Hari
31 Januari: Dari Lahirnya NU hingga Misi Antariksa Simpanse Ham