Kalau kita buka kitab Syamail, ada gambaran menarik soal gaya rambut Rasulullah ﷺ. Panjangnya ternyata nggak selalu sama. Kadang beliau memeliharanya hingga menyentuh telinga, yang disebut wafrah. Di waktu lain, rambut itu dibiarkan lebih panjang lagi, tapi belum sampai ke pundak itulah yang dinamakan limmah. Bahkan, ada saatnya beliau membiarkannya tumbuh hingga mencapai pundak, atau yang dikenal sebagai jummah.
Nah, yang bikin heran justru datang dari riwayat lain. Dalam Sahih Muslim disebutkan, istri-istri Nabi ternyata memotong rambut mereka hingga sepanjang wafrah.
Lho, bukankah rambut bagi wanita itu mahkota? Kenapa justru dipotong pendek?
Fadhilatusy Syaikh Zakariyya Ath-Thalib punya catatan menarik soal ini. Beliau menjelaskan, tindakan para Ummul Mukminin itu bukan tanpa alasan. Salah satu alasan utamanya adalah bentuk penghormatan yang sangat mendalam kepada Nabi ﷺ.
Artikel Terkait
Seratus Tahun NU: Seruan Kembali ke Khittah di Tengah Keresahan
Sorot Mata yang Pudar: Trauma Bocah Cianjur Usai Diterjang Delapan Anjing Liar
Bambu dan Petasan Warnai Kericuhan di Musda Golkar Sumut
Di Balik Angpao dan Kembang Api: Filosofi Tersembunyi yang Menghidupkan Imlek