LAMPUNG GEH, BANDAR LAMPUNG – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Teknik Geofisika Institut Teknologi Sumatera (Itera). Nazaellya Tsabita N, salah satu alumni mereka, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta, Selasa (9/12) lalu.
Kabar duka itu disampaikan langsung oleh akun resmi @tg_itera. Unggahan tersebut menyebut Nazaellya, yang merupakan lulusan angkatan 2016, sebagai salah satu alumni terbaik yang mereka miliki.
Rasa kehilangan itu tak hanya dirasakan institusi, tapi juga oleh teman-teman seangkatannya.
“Semoga Allah menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis pihak prodi dalam pernyataan dukanya.
Di sisi lain, kenangan akan sosoknya yang hangat mengalir dari para sahabat. Melalui instastory @hyudiperkasa, misalnya, Yudi mengenang Nazaellya atau yang akrab disapa Acel.
“Acel dari dulu nggak pernah berubah, selalu baik sama semua orang. Acel selalu care, selalu tulus, selalu bawa energi positif buat gw dan semua temennya,” tulisnya.
Ungkapan itu ditutup dengan doa yang haru.
“Semoga semua kebaikan yang Acel tanam selama hidup jadi jalan terang yang nuntun Acel ke sana @nazelabita 🤍.”
Peristiwa tragis ini benar-benar menyisakan luka bagi banyak orang yang mengenalnya. Nazaellya pergi, tetapi kenangan akan kebaikan dan energi positifnya tetap hidup.
Artikel Terkait
PDAM Bone Antisipasi Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau dan Alih Fungsi Lahan
Perekonomian Sulawesi Selatan Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Pemerintahan dan Konsumsi Publik
Dua Calon Jemaah Haji Asal Soppeng Tertunda Berangkat karena Tidak Laik Terbang
Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.645.000