Kepala BNPB Turun Langsung, Janjikan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

- Rabu, 10 Desember 2025 | 18:18 WIB
Kepala BNPB Turun Langsung, Janjikan Bantuan Besar untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Rabu kemarin, suasana di Aceh Tamiang masih terasa berat. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, turun langsung melihat kondisi di sana. Ia tak sendirian. Dalam kunjungan itu, Bupati setempat Armia Fahmi dan Dandim Tamiang Letkol Raden Subhi Fitra Jaya mendampinginya, berkeliling menyusuri wilayah yang masih berjuang pulih dari terjangan banjir.

Sepanjang jalan, pemandangan yang ada cukup menyayat. Banyak warga masih bertahan di tenda-tenda darurat, menunggu keadaan membaik. Rupanya, pemulihan tak semudah membalik telapak tangan.

Usai meninjau, Suharyanto langsung berdiskusi dengan Bupati Armia. Ia menjanjikan bantuan tambahan, sebuah angin segar di tengah keprihatinan.

"Bertahap ya, 20 tenda besar dulu. Untuk tenda keluarga, butuh sekitar 700 kan? Sudah terbagi semua?" tanya Suharyanto.
"Oke, Pak Bupati. Besok pagi saya datang lagi. Untuk tenda-tenda ini, saya dorong pengirimannya malam ini juga," janjinya.

Namun begitu, bantuan tak cuma soal logistik. Suharyanto punya rencana lain. Ia akan menghubungi Pangdam Iskandar Muda untuk meminta tambahan pasukan. Tujuannya jelas: mempercepat proses pemulihan yang serba lambat ini.

"Aku akan minta bantuan Pangdam satu batalyon. Relawan juga akan aku arahkan ke sini. Sekitar seribu lebih jumlahnya. Daripada mereka ke mana-mana, lebih baik fokus masuk ke Tamiang," ucap Suharyanto tegas.

Di sisi lain, Bupati Armia menyambut baik semua rencana bantuan itu. Baginya, ini memang yang sangat dibutuhkan warga untuk bertahan.

"Kita sangat butuh tenda, air bersih, dan sembako. Masyarakat kita punya kebutuhan dasar yang harus terus terpenuhi, untuk kehidupan sehari-hari, untuk kesehatan. Dengan bantuan ini, pelan-pelan kita bisa lewati masa sulit ini," kata Armia.

Nada suaranya terdengar lelah, tapi penuh harap. Di balik janji dan rencana, yang tersisa adalah harapan agar bantuan itu benar-benar segera menyentuh tanah, dan warga yang masih berteduh di tenda bisa segera merasakan perubahan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar