Menanggapi musibah ini, Kepala Desa Penyaringan, Made Dresta, segera menggerakkan warga. Bersama aparat kecamatan dan TNI-Polri, mereka turun tangan membersihkan lokasi.
"Kerusakan kena angin, rata-rata di atap tapi kalau bangunannya masih utuh semua," jelas Made Dresta.
Pascakejadian, terlihat petugas gabungan dan warga berbaur. Mereka bekerja sama mengangkut puing-puing atap yang berserakan. Gotong royong ini bukan cuma untuk membersihkan, tapi juga memulihkan rasa aman dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
Nestapa di Lereng Burangrang: 34 Jenazah Diterima DVI, 23 Marinir Tertimbun Longsor
Ketika Korban Melawan, Hukum Justru Berbalik Menjerat
Rocky Gerung Diperiksa Polda Metro Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Ketika Boikot Dibilang Percuma, Seorang Netizen Ingatkan Kisah Semut dan Nabi Ibrahim