Menanggapi musibah ini, Kepala Desa Penyaringan, Made Dresta, segera menggerakkan warga. Bersama aparat kecamatan dan TNI-Polri, mereka turun tangan membersihkan lokasi.
"Kerusakan kena angin, rata-rata di atap tapi kalau bangunannya masih utuh semua," jelas Made Dresta.
Pascakejadian, terlihat petugas gabungan dan warga berbaur. Mereka bekerja sama mengangkut puing-puing atap yang berserakan. Gotong royong ini bukan cuma untuk membersihkan, tapi juga memulihkan rasa aman dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral