"Pemerintah DKI Jakarta akan bertanggung jawab untuk seluruh korban pemakaman yang meninggal dunia, berapa pun jumlahnya,"
tandas Pramono. Janji itu disampaikannya tanpa keraguan, langsung di depan puing dan kesedihan.
Berdasarkan data terakhir yang berhasil dikumpulkan, korban jiwa mencapai 22 orang. Semua jenazah telah dievakuasi dari gedung yang hangus itu dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Adegannya pilu, menyisakan duka bagi keluarga yang menunggu.
Lalu, apa pemicu kobaran api yang merenggut nyawa itu? Dari pemeriksaan sementara polisi, titik terang mulai muncul. Dugaan kuat mengarah pada baterai drone yang meledak di dalam gedung. Sebuah insiden teknis yang berakhir dengan konsekuensi tragis.
Artikel Terkait
TPU Kebon Nanas Disulap, 2.500 Petak Makam Baru Gantikan Permukiman Liar
Gus Ipul Pacu Digitalisasi Bansos, Uji Coba Dimulai dari Banyuwangi
BGN Larang Bawa Pulang Makanan Gratis, Sekolah Wajib Awasi Konsumsi di Tempat
Susno Duadji Sindir Komisi Reformasi Polisi: Sejak Awal Sudah Diniatkan Gagal