"Tadi, sih, beliau sama rombongannya juga, lagi sepedaan bareng-bareng. Tadi cuma berapa orang, tiga atau empat orang," tambah Darmawan, menggambarkan suasana sebelum kejadian.
Dari kerusakan yang terlihat, Darmawan menduga Hudi kehilangan konsentrasi. Tabrakan terjadi dari belakang. "Bagian lampu belakang bagian kanan itu rusak, kayaknya emang nabrak dari belakang," ujarnya.
Kesaksian serupa datang dari Wahid, saksi lain di tempat kejadian. Meski tak melihat langsung detik-detik kecelakaan, ia mendengar dentuman yang sama. Saat menengok, semuanya sudah terlambat.
"Tadi gak liat pastinya, tahu-tahu sudah tergeletak aja di jalan," kata Wahid.
Setelah kejadian, jenazah Hudi dibawa ke RSCM untuk proses visum. Kemudian, disemayamkan di rumah duka keluarga di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pagi yang semula biasa, berakhir dengan duka.
Artikel Terkait
Khamenei Peringatkan AS: Perang di Iran Akan Jadi Konflik Regional
Interpol Akhirnya Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid Setelah Proses Alot Empat Bulan
Reruntuhan Hidup di Antara Nisan: Kisah 100 Keluarga yang Tergusur Demi Makam
Bahar Bin Smith Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Anggota Banser