"Tadi, sih, beliau sama rombongannya juga, lagi sepedaan bareng-bareng. Tadi cuma berapa orang, tiga atau empat orang," tambah Darmawan, menggambarkan suasana sebelum kejadian.
Dari kerusakan yang terlihat, Darmawan menduga Hudi kehilangan konsentrasi. Tabrakan terjadi dari belakang. "Bagian lampu belakang bagian kanan itu rusak, kayaknya emang nabrak dari belakang," ujarnya.
Kesaksian serupa datang dari Wahid, saksi lain di tempat kejadian. Meski tak melihat langsung detik-detik kecelakaan, ia mendengar dentuman yang sama. Saat menengok, semuanya sudah terlambat.
"Tadi gak liat pastinya, tahu-tahu sudah tergeletak aja di jalan," kata Wahid.
Setelah kejadian, jenazah Hudi dibawa ke RSCM untuk proses visum. Kemudian, disemayamkan di rumah duka keluarga di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pagi yang semula biasa, berakhir dengan duka.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral