paparnya lagi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, punya penjelasan soal strategi penjualan. Fokus "Pak Aman" justru diarahkan ke wilayah-wilayah yang akses pasarnya terbatas, daerah yang agak terpencil.
"Ini merupakan perintah langsung Bapak Wako Pekanbaru, Bapak Agung Nugroho agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,"
ungkap Jamil.
"Seperti di Kecamatan Binawidya dan Payung Sekaki kemarin, kita sediakan cabai merah dengan harga Rp 15.000 untuk 1/4 kilogram,"
tuturnya memberi contoh.
Menariknya, layanan ini juga disesuaikan dengan momentum. Saat pelaksanaan MTQ berlangsung di beberapa kecamatan, mobil "Pak Aman" tetap buka sampai malam. Jadi, buat warga yang sibuk di siang hari, malam pun masih bisa belanja dengan tenang.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral