Di Gedung DPR, Senin (8/12) lalu, suasana rapat paripurna penutupan masa sidang terasa cukup hikmat. Puan Maharani, sang Ketua DPR RI, berdiri di atas mimbar menyampaikan pidato penutupan untuk masa sidang II tahun 2025-2026. Inti pesannya jelas: mengingatkan semua anggota dewan untuk tetap mawas diri.
“Sidang dewan yang terhormat. Kita, seluruh anggota DPR RI, harus selalu mawas diri dan menyadari bersama bahwa kebutuhan dan aspirasi rakyat agar kehidupannya semakin mudah dan sejahtera, masih terus kita perjuangkan bersama,”
Begitu ucap Puan, suaranya terdengar tegas mengisi ruang sidang.
Ia lantas menekankan soal pentingnya komunikasi. Menurutnya, setiap anggota wajib membangun dialog dengan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Tujuannya tak cuma serap aspirasi, tapi juga memberi tahu publik soal capaian dan hambatan yang dihadapi.
“Agar rakyat dapat mengetahui kemajuan yang telah dicapai dan tantangan yang masih kita hadapi bersama dalam membangun Indonesia,”
tambahnya lagi.
Di sisi lain, Puan tak lupa mengapresiasi kinerja para koleganya selama ini. Namun begitu, ia berharap masa reses yang akan datang bisa dimanfaatkan dengan lebih maksimal. Momen itu, katanya, adalah waktu tepat untuk menyerap lebih banyak lagi suara rakyat dan menindaklanjutinya sebuah bentuk tanggung jawab konstitusional yang nyata.
“Saatnya kita memasuki masa reses untuk menyapa, mendengar, menyerap aspirasi rakyat, dan menyampaikan kepada rakyat tugas-tugas konstitusional yang telah dilaksanakan oleh DPR RI, serta mempersatukan rakyat dalam semangat gotong royong untuk membangun Indonesia,”
jelas Puan merinci.
Nah, untuk jadwalnya sendiri, reses kali ini bakal berlangsung cukup panjang. Dimulai tanggal 9 Desember 2025 dan baru berakhir pada 12 Januari 2026. Cukup waktu untuk pulang ke daerah dan bertemu konstituen.
Sebagai penutup, dengan nada yang lebih ringan, Puan mengucapkan,
“Selamat memasuki masa reses dan menyapa rakyat,”
sapanya kepada seluruh anggota dewan yang hadir. Rapat pun ditutup.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu