Pontianak Mulai Tergenang. Sejak Minggu kemarin, air mulai merayap masuk ke sejumlah titik di kota ini. Banjir rob, begitu warga menyebutnya, kembali melanda. Menurut peringatan dari BMKG Kalimantan Barat, cuaca ekstrem dan banjir pesisir ini berpotensi terjadi hingga 9 Desember mendatang. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada.
Nah, yang perlu diwaspadai, kondisi hari ini dan besok bisa lebih parah. Pihak BMKG menyebut ketinggian pasang air laut di sekitar Pontianak pada tanggal 8-9 Desember berpotensi lebih tinggi. Bahkan, tinggi maksimumnya diprediksi bisa menyentuh 1,8 meter. Angka yang cukup mengkhawatirkan untuk kawasan pesisir.
Di lapangan, warga sudah merasakan dampaknya sejak pagi buta. Di kawasan Jalan Kom Yos Sudarso, misalnya, air laut mulai menggenangi rumah-rumah sekitar pukul tujuh pagi. Perlahan tapi pasti, ketinggiannya bertambah. Sampai-sampai, dalam hitungan jam, genangan itu sudah mencapai lutut orang dewasa.
Banjir rob hari ini diperkirakan berlangsung hingga pukul setengah satu siang. Namun begitu, warga yang sudah berpengalaman dengan rob tahu bahwa prediksi itu bisa saja meleset.
Seperti diungkapkan Feri, warga Gang Jeruju III. Ia mengaku sudah tiga hari berurusan dengan genangan ini.
“Banjir sudah 3 hari sama hari ini, namun pasang surut pasang surut juga. Biasanya air naik tinggi sekitar jam 08.00 WIB hingga siang, dan siang biasanya sudah surut. Tapi, kalau untuk hari ini belum tau karena air masih naik,”
Ucapannya kepada Hi!Pontianak pada Senin (8/12) itu menggambarkan ketidakpastian yang mereka hadapi. Pola biasanya bisa berubah; air yang mestinya surut siang hari, kali ini masih terus merangkak naik. Situasinya memang dinamis, dan warga hanya bisa menunggu sambil berharap air cepat surut.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp17.000 per Gram, Buyback Tembus Rp2.645.000
Ivan Toney Cetak Hat-trick, Al Ahli Hajar Al Fateh 3-1 di Liga Pro Saudi
31 Pelajar SMP di Gowa Diamankan Polisi Usai Konvoi Bawa Senjata Tajam
DWP Kemenko Perekonomian dan WBI Beri Penghargaan Kartini Muda ke Desainer Muda Pelestari Wastra Nusantara