Di tengah forum internasional di Doha, kemarin, suasana mendadak tegang. Christiane Amanpour dari CNN melontarkan pertanyaan yang menusuk langsung ke Presiden Suriah, Ahmad al-Sharaa. Ia menyinggung soal masa lalu sang pemimpin, yang kerap dicap sebagai "teroris".
Al-Sharaa tak menghindar. Jawabannya justru balik menohok, penuh amarah yang tersimpan lama.
Nadanya meninggi, tegas.
Menurut sejumlah saksi, ia lalu beralih membela rekam jejaknya sendiri. Saat pasukannya merebut Damaskus, klaimnya, tidak ada gelombang pengungsi yang panik keluar kota. Malah, yang dilakukan pertama kali adalah membuka pintu-pintu penjara. Tahanan dibebaskan, bukan dibantai.
Artikel Terkait
Anggota Komcad Diamankan di Warung Padang Sambian Terkait Senjata Ilegal
Kuba Gelar Latihan Militer, Siap Hadapi Ancaman AS
Sawah Berbisik Data: Ketika Petani dan AI Menyulam Masa Depan Pangan
Dua Polisi Gugur Tertabrak Truk TNI Saat Bertugas di Cisarua