"Angkatan bersenjata reguler sedang kembali mengendalikan situasi. Kota (Cotonou) dan negara sepenuhnya aman," kata sumber itu.
Lalu dia menambahkan, "Hanya soal waktu sebelum semuanya normal. Proses pembersihan sedang berjalan baik."
Menteri Dalam Negeri Benin, Alassane Seidou, tak ragu menyebut aksi itu sebagai pemberontakan. Tujuannya, katanya, cuma untuk mengacaukan negara.
"Dalam menghadapi situasi ini, Angkatan Bersenjata Benin dan para pemimpinnya berhasil mengendalikan keadaan dan menggagalkan upaya tersebut," tegas Seidou.
Kini, suasana di Benin dilaporkan sudah kondusif. Kudeta yang sempat menggetarkan itu akhirnya berakhir di tangan militer yang setia.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral