Di bawah terik matahari Minggu siang, Presiden Prabowo Subianto berdiri di Jembatan Bailey Teupin Mane, Bireuen. Kunjungannya ke Aceh bukan sekadar seremoni. Ia datang mengecek langsung dampak musibah yang sempat memadamkan listrik di wilayah itu.
Prabowo langsung menanyakan progresnya kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang mendampinginya. "Terima kasih juga ESDM," ujarnya, sebelum menyelipkan pertanyaan kunci. "Lampu? Menyala sudah cepat?"
Bahlil tak menunggu lama untuk merespons. Dengan tegas ia memastikan pemulihan hampir tuntas.
"Malam ini nyala, Pak," jawab Bahlil.
Ia bahkan memberikan angka yang lebih rinci, seolah ingin meyakinkan bahwa kerja keras timnya membuahkan hasil. "Malam ini, Pak. Seluruh Aceh, 97%, malam ini Aceh semua menyala."
Mendengar kabar itu, raut wajah Prabowo terlihat lega. Ia pun menyampaikan apresiasi untuk semua pihak yang terlibat. Namun begitu, di balik ucapan terima kasihnya, terselip pesan tentang tanggung jawab kepemimpinan.
"Terima kasih. Begitu ya, ini musibah, tantangan yang kita coba. Ini pimpinan baru satu tahun. Presiden satu tahun. Gubernur satu tahun. Bupati satu tahun, tapi kita, kita dipilih untuk mengatasi kesulitan, ya. Terima kasih semuanya," tuturnya.
Jadi, itulah janji yang digaungkan dari Bireuen. Masyarakat Aceh diharapkan bisa menikmati terangnya lampu kembali pada malam ini, setelah melalui hari-hari yang gelap.
Artikel Terkait
Maia Estianty Pamer Momen Mesra dengan Irwan Mussry di Tengah Polemik Ahmad Dhani soal Dugaan KDRT
PDAM Bone Antisipasi Krisis Air Bersih Akibat Musim Kemarau dan Alih Fungsi Lahan
Perekonomian Sulawesi Selatan Tumbuh 6,88 Persen di Triwulan I 2026, Ditopang Sektor Pemerintahan dan Konsumsi Publik
Dua Calon Jemaah Haji Asal Soppeng Tertunda Berangkat karena Tidak Laik Terbang