Prestasi membanggakan datang dari tiga mahasiswa Universitas Surabaya. Mereka berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam kompetisi International Marketing Plan yang bergengsi. Tak tanggung-tanggung, inovasi mereka berhasil mengalahkan berbagai tim dari universitas lain.
Valencia Jocelyn Ongkowidjojo (Manajemen), Yohana Oktavian Wijaya (Akuntansi), dan Maureen Christy Rizkyta (Akuntansi) adalah otak di balik kesuksesan ini. Kunci kemenangan mereka? Sebuah produk bernama "Alvera".
Bayangkan sebuah snack bar yang praktis, tapi jauh dari sekadar camilan biasa. Alvera dibuat dari ganggang laut hijau lokal alias chlorophyta, ditambah chia seeds. Kombinasi ini menghasilkan produk sarapan bergizi tinggi, yang dirancang khusus untuk menjawab kesibukan orang-orang zaman sekarang.
Valencia, yang bertindak sebagai Ketua Tim, memaparkan konsep mereka.
"Kami tidak hanya jualan snack. Kampanye kami 'Snack With Purpose'. Artinya, kami juga memberikan edukasi soal manfaat ganggang laut dan pola makan sehat. Jadi, Alvera ingin dikenal sebagai brand yang punya tujuan jelas, bukan sekadar produk," jelas Valencia.
Menurut sejumlah saksi, strategi mereka cukup matang. Mereka tak cuma mengandalkan konsep di atas kertas. Untuk menjangkau konsumen, tim ini aktif melakukan sampling langsung di sekitar kampus. Mereka juga menjalin kolaborasi cerdas dengan beberapa komunitas dan micro-influencer. Pendekatan offline ini memberi sentuhan personal yang kuat.
Lalu, dari mana ide unik ini berasal? Rupanya, semuanya berawal dari riset mendalam tentang tren gaya hidup dan pasar di Indonesia. Mereka melihat ada peluang besar dari bahan baku lokal yang belum banyak dieksplorasi. Potensi itulah yang kemudian mereka gali dan olah hingga jadi konsep pemenang.
Proses panjang itu ternyata meninggalkan kesan mendalam bagi ketiganya. Pasca kemenangan, Valencia berbagi cerita.
"Riset ini bikin kami makin bangga pada kekayaan alam Indonesia. Kami yakin, inovasi pangan berkelanjutan bisa dimulai dari bahan sederhana di sekitar kita. Selain itu, kompetisi ini memaksa kami keluar dari zona nyaman. Kami belajar berpikir layaknya praktisi pemasaran sungguhan lebih kritis, kreatif, dan tentu saja, strategis," tuturnya.
Pencapaian tim Alvera ini jelas menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu dan eksplorasi potensi lokal bisa melahirkan terobosan yang diakui secara internasional. Sebuah karya yang patut diacungi jempol.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali