BANGKOK Kontingen panahan Indonesia kembali membuktikan siapa penguasa di Asia Tenggara. Di SEA Games 2025, mereka tak hanya memenuhi target Kemenpora, tapi bahkan melampauinya. Skuad Merah Putih sukses memboyong enam medali emas dan dua perunggu, sekaligus mengamankan gelar juara umum. Prestasi ini jelas lebih gemilang dibanding capaian di Vietnam 2021 lalu.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Perpani, Arsjad Rasjid, tim tampil konsisten di hampir semua nomor. Mereka terlihat solid dan kompetitif sejak awal. Dari nomor recurve, Indonesia mengamankan empat emas dan satu perunggu. Sementara dari compound, dua emas dan satu perunggu lagi berhasil ditambahkan. Hasilnya, posisi puncak benar-benar tak tergoyahkan.
Arsjad Rasjid tak menyembunyikan rasa syukur dan bangganya. Menurutnya, ini adalah buah dari kerja keras semua pihak.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami. Alhamdulillah, dengan tercapainya target 6 medali emas ini, Indonesia kembali menjadi juara umum di cabang olahraga panahan. Yang lebih penting, capaian ini merupakan persembahan para atlet dan Perpani bagi seluruh rakyat Indonesia,”
Ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Jumat (19/12/2025).
Lebih jauh, Arsjad melihat momentum ini sebagai modal berharga. Fokus kini bergeser ke ajang yang lebih berat: Asian Games Nagoya 2026.
“Indonesia sudah membuktikan diri mampu bersaing di level Asia Tenggara. Dengan kemenangan di SEA Games ini, kami lebih percaya diri menghadapi Asian Games 2026,”
tegasnya.
Sekjen Perpani, Irawadi Hanafi, punya pandangan serupa. Ia menilai kemenangan ini bukan cuma soal medali, tapi juga tentang mengukuhkan kepemimpinan dan menyulut semangat generasi muda.
“Para atlet tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga optimisme bagi bangsa terhadap olahraga nasional. Kami percaya, kemenangan ini akan mendorong lebih banyak putra-putri Indonesia untuk berprestasi di tingkat internasional,”
kata Irawadi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, Kemenpora, sponsor, dan tentu saja keluarga atlet. Dukungan mereka, disebutnya, adalah bagian tak terpisahkan dari kesuksesan ini.
Berikut rincian lengkap medali yang berhasil diraih:
Medali Emas
Recurve:
- Individual Putri: Diananda Choirunisa
- Individual Putra: Riau Ega Agata Salsabilla
- Beregu Putri: Diananda Choirunisa, Rezza Octavia, Ayu Mareta Dyasari
- Beregu Putra: Arif Dwi Pangestu, Riau Ega Agata Salsabilla, Ahmad Khoirul Baasith
Compound:
- Beregu Putri: Nurisa Dian Ashrifah, Ratih Zilizati Fadhly, Yurike Nina Bonita Pereira
- Individual Putri: Nurisa Dian Ashrifah
Medali Perunggu
- Mixed Team Recurve: Ayu Mareta Dyasari & Riau Ega Agata Salsabilla
- Mixed Team Compound: Prima Wisnu Wardhana & Nurisa Dian Ashrifah
Artikel Terkait
Konflik Pecah di Ruang Ganti Real Madrid, Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku Hantam dengan Tchouameni
Mantan Bek Bayern Niklas Süle Pensiun di Usia 30 Tahun Akibat Rentetan Cedera
PSM Makassar Buktikan Daya Tarik sebagai Rumah Pemain Asing: Yuran dan Victor Luiz Bertahan di Tengah Isu Sanksi FIFA
PSM Makassar Buktikan Diri Masih Jadi Rumah Nyaman bagi Pemain Asing di Tengah Ancaman Sanksi FIFA