Di pesisir Jakarta Utara, tepatnya di kawasan Kampung Kerang, ada pemandangan yang sudah lama jadi pemandangan sehari-hari: tumpukan cangkang kerang yang menggunung. Sisa-sisa pengolahan hasil laut itu dibiarkan begitu saja, menumpuk berhari-hari, dan ternyata menyimpan sejumlah ancaman serius bagi lingkungan sekitar.
Mochammad Chaerul, seorang dosen dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, membeberkan dampak buruknya. Menurutnya, limbah yang dibiarkan menumpuk itu bisa memicu pencemaran air. Belum lagi soal bau tak sedap yang pasti menyengat, yang kemudian mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir.
"Beberapa dampak yang dapat dihasilkan antara lain pencemaran air dan bau kemudian gangguan ekosistem pesisir," jelas Chaerul, Sabtu lalu.
Namun begitu, masalahnya tak berhenti di situ. Chaerul menambahkan, ada efek beruntun yang patut diwaspadai. Limbah cangkang bisa mengganggu kesehatan warga setempat, memicu sedimentasi, bahkan menyumbat saluran drainase. Yang tak kalah penting, keindahan pantai dan nilai ekonominya pun bakal tergerus.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral