Pontianak - Lagi-lagi, Jalan Medan Seri di Batu Ampar, Kubu Raya, terendam air pasang. Kejadian di awal Desember 2025 ini memaksa warga mengurungkan niat untuk beraktivitas. Hasil laut yang seharusnya bisa dibawa ke pasar pun terpaksa ditahan dulu. Rupanya, intensitas banjir rob bulan ini memang meningkat drastis.
Kondisi ini jelas merepotkan. "Kalau banjir seperti ini warga sulit beraktivitas baik membawa hasil laut atau sebagainya," keluh Kepala Desa Padang Tikar Dua, Zainal Abidin, Sabtu lalu.
Dia tak cuma mengeluh. Zainal Abidin mendesak pemerintah untuk segera bertindak. Harapannya, ada langkah strategis untuk membangun dan meningkatkan kualitas Jalan Medan Seri yang kini terputus akibat rob.
"Kami menekankan, penanganan yang cepat dan menyeluruh diperlukan agar warga tidak terus-terusan mengalami kesulitan setiap kali banjir rob terjadi, terutama di musim hujan dan pasang laut yang meningkat di bulan Desember," tegasnya.
Artikel Terkait
Moving: Drama Superhero Korea yang Curi Perhatian dan Raih Daesang
Korban Penjambretan di Sleman Berbalik Jadi Tersangka Usai Kejar Pelaku
Dahlan Iskan Ungkap Kerugian Rp2 Triliun Akibat Guncangan Harga Batu Bara
Potret Pahit Pendidikan Indonesia: Skor TKA 2025 Buka Mata dan Jurang Antardaerah