Jakarta, Rabu (3/12/2025) – Vonis akhirnya dijatuhkan. Wahyu Gunawan, mantan Panitera Muda PN Jakarta Utara, harus menghabiskan 11,5 tahun ke depan di balik jeruji besi. Tak cuma itu, ia juga wajib membayar denda Rp50 juta. Kalau tak lunas, enam bulan kurungan badan menunggu.
Majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan Wahyu terbukti menerima suap. Semuanya berkaitan dengan kasus besar: pemberian vonis lepas atau onstlag untuk sebuah korporasi dalam perkara fasilitas ekspor CPO. Intinya, dia dianggap main mata dengan keputusan pengadilan.
Ketua Majelis Hakim Effendi, dengan suara tegas, membacakan amar putusan.
Artikel Terkait
Harapan dan Doa di Pondok Bambu untuk Yoga, Korban Hilang Pesawat Maros
Dari Tunanetra Jadi Terapis Andalan, Andry Buktikan Disabilitas Bukan Halangan Berkarya
Puisi: Arsip Sunyi yang Menyimpan Kekecewaan Publik
Banjir Lumpuhkan Lintasan, 82 Perjalanan KA Terpaksa Batal